Asal-Usul Stadion Patriot Candrabhaga & Klub Bola Bekasi

Daftar Isi

Setiap akhir pekan, ribuan warga Bekasi tumpah ke tribun buat nonton bola atau nonton konser di Stadion Patriot Candrabhaga. Tapi coba tanya, dari mana asal nama "Candrabhaga" dan kenapa stadion ini jadi rumah buat klub-klub bola Bekasi? Jawaban singkatnya: stadion ini awalnya cuma lapangan di tengah rawa yang dibangun tahun 1980, lalu direnovasi besar-besaran dua kali (2011 dan 2017) sampai jadi venue standar internasional, dan namanya diambil dari sebutan kuno Bekasi di era Kerajaan Tarumanagara.

Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi dari udara
Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat — berkapasitas sekitar 30.000 penonton. Foto: Garybhaztara via Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).

Perjalanan stadion ini nggak lepas dari sejarah sepak bola Bekasi sendiri, yang punya dua "wajah" klub yang sering bikin orang bingung: Persikasi dari Kabupaten Bekasi dan Persipasi dari Kota Bekasi. Nah, artikel ini bakal ngebedah asal-usul stadionnya, sekaligus meluruskan siapa sebenarnya klub yang bermarkas di sana.

Kalau kamu warga Bekasi yang sering lewat Jalan Ahmad Yani, boleh jadi kamu udah hafal bentuk luar stadion ini. Tapi cerita di baliknya—dari rawa berlumpur sampai jadi venue Asian Games—ternyata jauh lebih panjang dari yang dibayangkan.

Awalnya Cuma Rawa: Bagaimana Stadion Ini Dibangun?

Lokasi Stadion Patriot Candrabhaga sekarang, di Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, dulunya dikenal warga sekitar sebagai "Rawa Tembaga"—daerah rawa yang becek dan menurut cerita warga lokal, "angker" karena masih sepi dan banyak suara kodok bersahutan di malam hari. Di atas lahan seluas 9,1 hektare inilah Pemerintah Kabupaten Bekasi (saat itu Kota Bekasi belum berdiri sendiri) membangun stadion pada tahun 1980.

Tujuan awalnya jelas: menjadi venue tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat IV tahun 1984. Stadion ini kemudian diresmikan secara definitif pada 1986 oleh Bupati Bekasi saat itu, H. Abdul Fatah, dan sempat dipakai juga untuk upacara-upacara kenegaraan selain pertandingan sepak bola. Awalnya, nama yang dipakai sederhana saja: Stadion Bekasi, lalu berubah jadi Stadion Patriot di sepanjang era 1980-an sampai 1990-an, mengikuti julukan Kota Bekasi sebagai "Kota Patriot".

Kapasitas awal stadion ini jauh lebih kecil dari sekarang, diperkirakan sekitar 10.000 penonton, dengan tribun dan fasilitas seadanya khas stadion daerah era Orde Baru.

Kenapa Namanya "Patriot Candrabhaga"?

Nama lengkap "Patriot Candrabhaga" baru muncul belakangan, setelah renovasi besar tahun 2011-2014. Kata "Patriot" mengacu pada julukan Kota Bekasi, sedangkan "Candrabhaga" diambil dari sebutan kuno untuk wilayah Bekasi pada masa Kerajaan Tarumanagara. Menurut catatan sejarah yang diulas Historia.id, "Candrabhaga" dan "Bhagasasi" adalah nama-nama yang pernah dipakai untuk menyebut kawasan Bekasi ribuan tahun lalu, sebelum akhirnya nama itu diyakini banyak sejarawan sebagai cikal bakal kata "Bekasi" itu sendiri.

Penting dicatat, "Candrabhaga" di sini bukan nama seorang tokoh atau pahlawan, melainkan nama wilayah/sungai kuno—jadi kalau kamu pernah dengar versi cerita bahwa Candrabhaga adalah nama pejuang kemerdekaan asal Bekasi, versi itu tidak didukung sumber sejarah yang kuat dan sebaiknya dianggap sebagai simpang siur informasi, bukan fakta.

Nama "Patriot Candrabhaga" diresmikan bersamaan dengan peresmian hasil renovasi besar stadion pada 11 Maret 2014 oleh Wali Kota Bekasi saat itu, Rahmat Effendi, didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Syaikhu, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi. Momen peresmian itu dimeriahkan konser musik yang menghadirkan D'Masiv, Tipe-X, The Neno, dan Ariel Noah.

Renovasi Besar-Besaran: dari 10 Ribu Kursi Jadi 30 Ribu

Perubahan paling signifikan pada fisik stadion terjadi lewat dua tahap renovasi besar. Tahap pertama dimulai Oktober 2011 dengan dana yang menurut sejumlah pemberitaan berkisar Rp400 miliar hingga lebih dari Rp460 miliar, berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi. Proyek ini menaikkan kapasitas dari sekitar 10.000 kursi menjadi 30.000 kursi, sekaligus menambahkan lintasan atletik mengelilingi lapangan.

Renovasi tahap ini memakan waktu cukup lama—dari 2011 hingga rampung awal September 2016, menjelang gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX. Setelah rampung, kapasitas terbagi menjadi tribun timur-barat yang menampung sekitar 19.000 penonton dan tribun utara-selatan sekitar 11.000 penonton, ditambah gedung parkir yang bisa menampung 501 mobil dan 538 motor.

Tahap peresmian nama baru "Patriot Candrabhaga" sendiri, seperti disebut di atas, jatuh pada 11 Maret 2014—jadi ada dua momentum penting yang kadang tertukar publik: peresmian nama (2014) dan penyelesaian fisik renovasi besar (2016).

Naik Kelas Jelang Asian Games 2018

Menjelang Asian Games 2018 yang digelar Jakarta-Palembang, Stadion Patriot Candrabhaga kembali dipoles agar memenuhi standar internasional cabang sepak bola putra. Renovasi tahap ini dimulai Desember 2017 dan mencakup penggantian rumput ke standar FIFA, perbaikan sistem drainase, pemasangan papan skor digital, peningkatan pencahayaan dari sekitar 1.600 lux menjadi 2.000 lux, serta penambahan unit CCTV dari 20 menjadi 60 titik.

Upaya ini membuat PSSI beberapa kali menunjuk stadion ini sebagai venue pertandingan level nasional dan internasional, termasuk laga-laga uji coba tim nasional maupun pertandingan klub Liga 1 yang butuh venue alternatif di kawasan Jabodetabek.

Persikasi, Persipasi, dan FC Bekasi City: Klub Mana yang Sebenarnya Bermarkas di Sini?

Nah, ini bagian yang paling sering bikin bingung warga Bekasi sendiri. Ada dua nama klub yang mirip-mirip: Persikasi dan Persipasi. Keduanya beda klub, beda wilayah, dan beda stadion kandang.

Persikasi Bekasi (Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bekasi) adalah klub yang berdiri sejak 16 Maret 1961, mewakili Kabupaten Bekasi. Markas kandang mereka bukan di Stadion Patriot Candrabhaga, melainkan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, yang berkapasitas sekitar 25.000-30.000 penonton. Sepanjang sejarahnya, Persikasi sempat jadi tim yang diperhitungkan di Jawa Barat, dengan capaian tertinggi menjadi juara Divisi Dua Liga Indonesia musim 2009-2010. Prestasi lain termasuk juara Piala Soeratin U-17 tahun 2021 serta peringkat ketiga Liga 3 Seri 1 Jawa Barat pada 2021 dan 2022. Saat ini Persikasi berkompetisi di level Liga 4 zona Jawa Barat.

Persipasi Kota Bekasi, di sisi lain, adalah klub yang mewakili Kota Bekasi dan memang bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga. Sejarah Persipasi cukup berliku: pada 5 April 2017, Pemerintah Kota Bekasi membentuk klub baru bernama Patriot Chandrabhaga FC. Klub ini sempat bergabung dengan Persipasi lama pada 9 November 2021 menjadi PCB Persipasi, tapi penggabungan itu ditolak keras oleh kelompok suporter Persipasi yang menuntut nama asli dikembalikan. Tuntutan itu akhirnya dipenuhi pada 31 Mei 2022, dan klub kembali memakai nama Persipasi Kota Bekasi sepenuhnya di bawah PSSI Kota Bekasi.

Selain Persipasi, Stadion Patriot Candrabhaga juga sempat jadi markas FC Bekasi City. Klub ini awalnya bernama AHHA PS Pati FC yang bermarkas di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebelum pemiliknya—Atta Halilintar dan Putra Siregar—memutuskan mengubah nama sekaligus memindahkan markas ke Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada 2022.

Jadi kalau ditanya "klub apa yang identik dengan Stadion Patriot Candrabhaga", jawaban paling akuratnya adalah Persipasi Kota Bekasi dan FC Bekasi City—bukan Persikasi, yang justru berkandang di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Dua klub ini pun dikenal punya rivalitas tersendiri yang oleh sejumlah media disebut sebagai "derbi Bekasi".

Peran Stadion dalam Identitas Olahraga Kota Bekasi

Terlepas dari kerumitan nama-nama klub, satu hal yang pasti: Stadion Patriot Candrabhaga sudah jadi landmark olahraga sekaligus ruang publik multifungsi buat warga Bekasi. Selain laga sepak bola, stadion ini rutin dipakai untuk konser musik, acara komunitas, ajang olahraga massal, sampai kegiatan pemerintahan kota. Fasilitas parkirnya bahkan turut dipakai pegawai kantor-kantor pemerintahan di sekitar kompleks Pemkot Bekasi pada hari kerja biasa.

Pasca tragedi Stadion Kanjuruhan pada Oktober 2022 yang menewaskan ratusan suporter, standar keselamatan stadion-stadion di Indonesia—termasuk Patriot Candrabhaga—kembali dievaluasi ketat. Menindaklanjuti hal ini, Pemkot Bekasi melakukan renovasi tambahan dari akhir 2023 hingga pertengahan 2024, mencakup perbaikan jalur evakuasi penonton, penggantian kursi tribun, perbaikan sistem pencahayaan, renovasi toilet, dan penggantian rumput lapangan. Langkah ini jadi bagian dari upaya nasional memastikan stadion-stadion besar lebih aman buat penonton.

Dari rawa yang dulu dianggap angker, kini Stadion Patriot Candrabhaga berdiri sebagai salah satu venue olahraga terbesar di Jawa Barat dengan kapasitas 30.000 penonton—bukti bahwa ruang publik kota bisa berubah total dalam empat dekade kalau ada kemauan politik dan investasi yang konsisten.

Fakta Singkat

  • Dibangun tahun 1980 di atas lahan bekas rawa bernama "Rawa Tembaga" seluas 9,1 hektare di Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan.
  • Awalnya bernama Stadion Bekasi, lalu Stadion Patriot, sebelum jadi "Patriot Candrabhaga" sejak diresmikan 11 Maret 2014.
  • Nama "Candrabhaga" berasal dari sebutan kuno wilayah Bekasi pada masa Kerajaan Tarumanagara, bukan nama seorang tokoh.
  • Renovasi besar 2011-2016 menaikkan kapasitas dari sekitar 10.000 jadi 30.000 kursi, menghabiskan dana ratusan miliar rupiah.
  • Direnovasi lagi jelang Asian Games 2018 dengan standar rumput FIFA dan sistem pencahayaan 2.000 lux.
  • Markas resmi Persipasi Kota Bekasi dan FC Bekasi City—bukan Persikasi, yang justru berkandang di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi.
  • Persikasi Kabupaten Bekasi berdiri 16 Maret 1961 dan pernah juara Divisi Dua Liga Indonesia musim 2009-2010.

Pertanyaan Umum Seputar Stadion Patriot Candrabhaga dan Sepak Bola Bekasi

Apakah Persikasi dan Persipasi klub yang sama?

Bukan. Persikasi mewakili Kabupaten Bekasi dan berkandang di Stadion Wibawa Mukti, sedangkan Persipasi mewakili Kota Bekasi dan berkandang di Stadion Patriot Candrabhaga. Keduanya kerap disebut punya rivalitas "derbi Bekasi".

Kapan Stadion Patriot Candrabhaga pertama kali dibangun?

Pembangunan awal dilakukan tahun 1980 untuk mempersiapkan tuan rumah Porda Jawa Barat IV tahun 1984, dan diresmikan secara definitif tahun 1986 oleh Bupati Bekasi H. Abdul Fatah.

Kenapa lokasi stadion ini dulu disebut rawa?

Sebelum dibangun, lahan di Kelurahan Kayuringin Jaya ini memang berupa area rawa bernama "Rawa Tembaga" yang becek dan minim penerangan, sebagaimana dituturkan warga sekitar dalam liputan media lokal.

Berapa kapasitas Stadion Patriot Candrabhaga sekarang?

Setelah rangkaian renovasi sejak 2011, kapasitas stadion ini menjadi sekitar 30.000 penonton, dengan pembagian tribun timur-barat sekitar 19.000 kursi dan utara-selatan sekitar 11.000 kursi.

Apakah stadion ini pernah dipakai untuk event internasional?

Ya. Setelah direnovasi menjelang Asian Games 2018 dengan standar FIFA, stadion ini beberapa kali digunakan untuk pertandingan level nasional dan internasional yang ditunjuk PSSI.

Sumber & Referensi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia, "Stadion Patriot Candrabhaga" (2024), id.wikipedia.org/wiki/Stadion_Patriot_Candrabhaga
  2. Historia.id, "Mengenal Lebih Dekat Stadion Patriot Candrabhaga" (2023), historia.id
  3. Good News From Indonesia, "Stadion Patriot Candrabhaga dari Rawa-Rawa Jadi Tempat Olahraga Kelas Dunia" (2024), goodnewsfromindonesia.id
  4. InfoBekasi.co.id, "Stadion Patriot Kota Bekasi dari Masa ke Masa" (2025), infobekasi.co.id
  5. InfoBekasi.co.id, "Jejak Sepak Bola Persikasi: Sejarah Berdiri hingga Pernah Berkibar di Masanya" (2025), infobekasi.co.id
  6. Wikipedia (English), "Persikasi Bekasi" (2025), en.wikipedia.org/wiki/Persikasi_Bekasi
  7. Wikipedia (English), "Persipasi Kota Bekasi" (2025), en.wikipedia.org/wiki/Persipasi_Kota_Bekasi
  8. Wikipedia bahasa Indonesia, "FC Bekasi City" (2024), id.wikipedia.org/wiki/FC_Bekasi_City

Ternyata, di balik satu bangunan stadion aja, ada banyak lapisan cerita—dari rawa berlumpur, drama pergantian nama klub, sampai standar keamanan pasca tragedi Kanjuruhan. Kalau kamu punya cerita atau foto lama soal Stadion Patriot dari masa ke masa, atau tahu fakta menarik lain soal sepak bola Bekasi, yuk bagikan ke Planet Bekasi—siapa tahu bisa jadi bahan cerita "Asal Usul" berikutnya.

Posting Komentar